Isolasi dan Penetapan Kadar Senyawa Flavonoid Pada Daun Katuk (Sauropus androgynus) Menggunakan Metode Klt dan Spektrofotometri Uv-Vis

Authors

  • Munawir Munawir Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat
  • Dewi Natalia Sri Harmoni Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat
  • Lalu Mariawan Alfarizi Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat
  • Almahera Almahera Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

DOI:

https://doi.org/10.69503/medika.v4i2.970

Keywords:

Daun Katuk, Isoalasi, Flavonoid, KLT, Spektrofotometri Uv-Vis

Abstract

Daun katuk (Sauropus androgynus) dikenal memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, salah satunya karena kandungan senyawa flavonoid yang memiliki berbagai aktivitas biologis, seperti antioksidan, antiinflamasi, dan antikanker.Daunnya juga dipercaya memiliki manfaat untuk meningkatkan produksi ASI. Telah dilakukan penelitian terhadap daun katuk meliputi isolasi dan identifikasi golongan senyawa flavonoid dari ekstrak metanol daun katuk (Sauropus androgyrus L.)Merr).Daun katuk biasa dikenal dimasyarakat lombok yaitu daun sager Tujuan penelitian ini untuk mengetahui isolasi senyawa flavonoid pada ekstrak daun katuk menggunakan KLT dan spektrofotometri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini kromatografi kertas dan diidentifikasi secara spektrofotometri ultraviolet-cahaya tampak. Hasil penelitian ini didapatkan nilai panjang gelombang sebesar 255,423 dengan nilai absorbansi 0.99% yang mendekati dari kriteria nilai absorbansi. Untuk uji KLT pada ekstrak daun katuk dengan perbandingan quersetin mendapatkan hasil sebesar 6,4 dan 7,6, uji kadar abu mendapatkan sekian, hasil kadar flavonoid sebesar 4,38% b/b.Dimana hasil ini bahwa pada ekstrak daun katuk terdapat kandungan senyawa flavonoid atau metabolit sekunder.

Downloads

Published

2024-09-30

How to Cite

Isolasi dan Penetapan Kadar Senyawa Flavonoid Pada Daun Katuk (Sauropus androgynus) Menggunakan Metode Klt dan Spektrofotometri Uv-Vis. (2024). Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan, 4(2), 35-41. https://doi.org/10.69503/medika.v4i2.970

Most read articles by the same author(s)