Analisis Kelayakan Saluran Drainase Pada Area Perkotaan di Kota Mataram
Keywords:
drainase;, kelayakan;, debit;, perkotaan;Abstract
Permasalahan genangan dan banjir pada kawasan perkotaan seringkali diakibatkan oleh kapasitas saluran drainase yang tidak memadai, perencanaan yang kurang optimal, serta perubahan tata guna lahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan saluran drainase di Kelurahan Monjok Barat, Kota Mataram, guna mengidentifikasi permasalahan. Metodologi penelitian meliputi pengumpulan data primer melalui survei lapangan, pengukuran dimensi saluran, dan data sekunder berupa curah hujan historis. Analisis dilakukan dengan membandingkan kapasitas saluran eksisting terhadap debit rencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar saluran drainase di Kelurahan Monjok Barat memiliki kapasitas yang tidak memadai untuk menampung debit air hujan dengan periode ulang tertentu, terutama pada titik-titik kritis yang rawan genangan. Rekomendasi yang diberikan mencakup perbaikan dimensi saluran, peningkatan sistem pemeliharaan, dan integrasi sistem drainase.
References
Arifin, M. (2018). EVALUASI KINERJA SISTEM DRAINASE PERKOTAAN DI WILAYAH PURWOKERTO. Jurnal Teknik Sipil, 13, 53–65.
Fadel, M. (2019). ARAHAN PENGEMBANGAN INFRASTURUKTUR DRAINASE BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS KABUPATEN SINJAI.
Istianah, I., Bintang Kuncoro, A. H., & Setyadi Budiningrum, D. (2023). Analisis Kapasitas Saluran Drainase Perumahan Jagansari Residence Kabupaten Grobogan. Jurnal Teknik Sipil ITP, 10(1). https://doi.org/10.21063/JTS.2023.V1001.052-63
Liu, B., Xu, C., Yang, J., Lin, S., & Wang, X. (2022). Effect of Land Use and Drainage System Changes on Urban Flood Spatial Distribution in Handan City: A Case Study. Sustainability (Switzerland), 14(21). https://doi.org/10.3390/su142114610
Liu, G., Fang, H., Di, D., Du, X., Zhang, S., Xiao, L., Zhang, J., & Zhang, Z. (2024). Clarifying urban flood response characteristics and improving interpretable flood prediction with sparse data considering the coupling effect of rainfall and drainage pipeline siltation. Science of The Total Environment, 953, 176125. https://doi.org/10.1016/J.SCITOTENV.2024.176125
Marsalek, J. et al. (1997). Urban Stormwater Management.
Soekma, N. I., & Mahendra, M. O. (2025). Evaluasi Kapasitas Saluran Drainase Perkotaan Menggunakan Metode Hidrologi dan Hidraulik. Jurnal Konstruksi, 23(1), 45–56.
Permen PU No.12 Tahun 2014 (2014).
Pratama, Y. O. W., Mawardin, A., & Kurniati, E. (2025). EVALUASI KAPASITAS SALURAN DRAINASE JALAN RAYA TERHADAP GENANGAN (STUDI KASUS: RUAS JALAN LINTAS SUMBAWA-BIMA, DUSUN BATU PARAGA DESA LAPE). 3(1).
Rachmawati, N. H., Asmaranto, R., & Fidari, J. S. (2023). Studi Evaluasi Saluran Drainase Dalam Upaya Penanggulangan Genangan di Kelurahan Penanggungan, Kota Malang. Jurnal Teknologi Dan Rekayasa Sumber Daya Air, 3(2), 527–539. https://doi.org/10.21776/ub.jtresda.2023.003.02.045
Tsihrintzis, V. A., & Hamid, R. (1998). Rainfall-runoff modeling: A review of traditional and empirical methods. Global Nest: The International Journal, 195–214.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Indonesian Journal of Engineering (IJE)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
