Pelatihan Identifikasi Boraks Pada Bakso dengan Menggunakan Kunyit di Desa Bagu Kecamatan Pringgarata

Authors

  • Meilynda Pomeistia Universitas Qamarul Huda Badaruddin
  • Supiani Rahayu Universitas Qamarul Huda Badaruddin
  • Laili Apriani Universitas Qamarul Huda Badaruddin
  • Lale Budi Hutami Rahayu Universitas Qamarul Huda Badaruddin

DOI:

https://doi.org/10.69503/abdinesia.v5i1.994

Keywords:

Boraks, Kunyit, Deteksi Sederhana, Bakso, Pengabdian Masyarakat

Abstract

Penggunaan bahan tambahan pangan berbahaya seperti boraks dalam makanan olahan masih sering ditemukan, khususnya pada jajanan seperti bakso. Boraks berbahaya bagi kesehatan karena bersifat toksik dan tidak boleh mennambahkannya dalam makanan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya mahasisiwa dan ibu-ibu rumah tangga di Desa Bagu, Kecamatan Pringgarata, tentang bahaya boraks serta cara sederhana mengidentifikasinya menggunakan kunyit. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan alat deteksi boraks berbahan dasar kunyit, seperti tusuk gigi  yang telah direndam ekstrak kunyit. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta sangat antusias dan mampu memahami serta mempraktikkan cara deteksi boraks secara mandiri. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilih makanan yang aman dikonsumsi serta mendorong gaya hidup sehat dalam keluarga.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-02-28

How to Cite

Pelatihan Identifikasi Boraks Pada Bakso dengan Menggunakan Kunyit di Desa Bagu Kecamatan Pringgarata. (2025). Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 87-89. https://doi.org/10.69503/abdinesia.v5i1.994

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >>