Gerakan Bersih Lingkungan: Sinergi Masyarakat untuk Kelestarian Alam di Misool, Lilintah, Raja Ampat

Authors

  • Fatimah Fatimah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Papua
  • Josepha Mariana Tamaela Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Papua
  • Rifki Sakinah Nompo Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Papua
  • Fitriani Fitriani Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Papua

DOI:

https://doi.org/10.69503/abdinesia.v5i1.973

Keywords:

Lingkungan Pesisir, Sampah Plastik, Gerakan Bersih Lingkungan

Abstract

Pencemaran lingkungan pesisir di Teluk Lilintah, Misool, Papua Barat Daya, semakin meningkat akibat akumulasi sampah plastik yang mengancam kelestarian ekosistem laut dan pariwisata. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perilaku hidup bersih melalui gerakan bersih lingkungan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan masyarakat dan aksi bersih pantai, yang dilaksanakan selama dua hari dengan melibatkan 15 peserta, tenaga kesehatan, mahasiswa, dan dosen. Penyuluhan dilakukan dengan memanfaatkan leaflet, sedangkan aksi bersih pantai difokuskan pada pengumpulan dan pembakaran sampah. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pemilahan sampah dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Sampah plastik ditemukan sebagai jenis limbah dominan yang mengancam ekosistem pantai. Diskusi menekankan perlunya fasilitas pendukung, seperti tempat daur ulang dan pembuangan akhir, untuk memastikan keberlanjutan program. Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan dampak positif terhadap pelestarian lingkungan pesisir dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-01-21

How to Cite

Gerakan Bersih Lingkungan: Sinergi Masyarakat untuk Kelestarian Alam di Misool, Lilintah, Raja Ampat. (2025). Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 55-58. https://doi.org/10.69503/abdinesia.v5i1.973

Most read articles by the same author(s)