Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Produk Minuman Herbal Jamu Awet Muda di Desa Sintung

Authors

  • Gipan Arimansyah Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat
  • Manzilatul Ulya Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat
  • Raudatul Fitria Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat
  • Zurriatul Jannah Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat
  • Wihda Asrina Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat
  • Yuni Satria Ulan Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat
  • M. Roy Rendy Pradana Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat
  • Maulida Khafifah Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat
  • Muhamad Hadi Siswoyo Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat
  • Mohamad Kholid Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat
  • Prengki Harun Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat
  • Olivia Nanda Za’ratusyita Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat
  • Almahera Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

DOI:

https://doi.org/10.69503/abdinesia.v6i2.488

Keywords:

Ekonomi, Masyarakat, Minuman Herbal

Abstract

Tanaman herbal adalah tanaman yang dapat dioleh menjadi minuman herbal. Tidak sedikit masyarakat Desa Sintung yang tahu pengolahan tanaman herbal. Desa Sintung merupakan Desa yang mayoritas penduduknya sebagai petani, sehingga banyak dari mereka yang menanam tanaman herbal diladang dan bahkan dipekarangan rumahnya. Kebanyakan masyarakat memanfaatkan tanaman herbal pada pengolahan ragi saja, tetapi belum mengetahui pengolahan tanaman herbal menjadi produk yang dapat dijual. Beberapa mayarakat Desa Sintung juga belum mengetahui cara pengolahan tanaman herbal menjadi produk yang dapat dijual dengan harga tinggi. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini dapat menjadi ajang untuk membagikan pengetahuan yang dimiliki, salah satunya mensosialisasikan cara pengolahan tanaman herbal menjadi produk seperti minuman Jahe Awet Muda, Kunyit Asam, Dodol Jahe, dan Serbuk Jahe. Pemanfaatan tanaman herbal menjadi produk dapat membantu perekonomian masyarakat Desa Sintung sehingga tidak hanya mengharapkan penghasilan dari satu pekerjaan saja. Metode pelaksanaan sosialisasi pengolahan tanaman herbal ini dilakukan dengan cara praktek langsung, observasi, tanya jawab, dan diskusi. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa adanya minat dan motivasi masyarakat untuk berwirausaha sehingga dapat membantu perekonomian keluarga.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Hasanah, S. U., Wibowo, D. P., Aulifa, D. L. (2020). Lindungi Imunitas Masyarakat dengan Minuman Herbal. Caradde, 3(2), 212-218. https://doi.org/10.31960/caradde.v3i2.602

Marwati, T. (2012). Teknologi Pascapanen Tanaman Obat. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian.

Pratiwi, D., & Wardaniati, I. (2019). Pengaruh Variasi Perlakuan (Segar dan Simplisia) Rimpang Kunyit (Curcuma domestica) terhadap Aktivitas Antioksidan dan Kadar Fenol Total. Jurnal Farmasi Higea, 11(2), 159-165.

Sugiyanto, S., Putri, A., & Kartolo, R. (2021), Potensi Kekayaan Intektual Pada Pemberdayaan UMKM dan Koperasi Kota Tangerang Selatan. Proceedings Universitas Pamulang, 1(1), 502-520.

Ukkas, I. (2017), Strategi dan Upaya Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Berkemajuan: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 1(1), 22-25.

Downloads

Published

2026-07-18

How to Cite

Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Produk Minuman Herbal Jamu Awet Muda di Desa Sintung. (2026). Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 5-8. https://doi.org/10.69503/abdinesia.v6i2.488