Edukasi Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan Tata Cara Pembuatan Simplisia Bagi Siswa SMP Nusantara Kota Sorong

Authors

  • Ezra Pasaribu Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Papua
  • Miranda Taborat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Papua
  • Fenti A. Tupanwael Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Papua
  • Mariyo J. Sanggel Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Papua
  • Rina Hardiyanti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Papua
  • Astuti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Papua

DOI:

https://doi.org/10.69503/abdinesia.v6i2.1703

Keywords:

Sosialisasi TOGA, Simplisia, Kota Sorong

Abstract

Penggunaan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai sarana kemandirian kesehatan masyarakat semakin penting, khususnya pada kawasan yang memiliki keterbatasan akses langsung ke fasilitas kesehatan utama. Namun, pengetahuan mengenai pemanfaatan TOGA dan penyiapan simplisia baku masih terbatas di kalangan generasi muda. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya upaya edukasi yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga melibatkan siswa berpartisipasi secara aktif dalam pengolahan bahan obat alami. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memaparkan pelaksanaan edukasi mengenai konsep TOGA, khasiat tanaman obat lokal (daun sirsak, daun kelor, dan daun gatal Papua), serta tahapan pembuatan simplisia yang rasional guna meningkatkan pengetahuan dan wawasan siswa kelas IX SMP Nusantara Kota Sorong. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi presentasi edukatif interaktif, diskusi kelompok, tanya jawab, serta evaluasi pemahaman melalui kuis interaktif yang dilaksanakan pada 26 Juli 2024. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi, peningkatan pemahaman, serta partisipasi aktif siswa terhadap cara pengolahan tanaman obat yang aman, terukur, dan praktis. Evaluasi program mencatat terjadinya peningkatan wawasan siswa secara signifikan dalam menjelaskan kembali alur pembuatan simplisia dan khasiat tanaman obat. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi ini dinilai efektif dalam mendorong implementasi budaya pemanfaatan herbal secara mandiri di lingkungan keluarga siswa kelas IX.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Choironi, N. A., Wulandari, M., & Susilowati, S. S. (2019). Pengaruh Edukasi terhadap Pemanfaatan dan Peningkatan Produktivitas Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Sebagai Minuman Herbal Instan di Desa Ketenger Baturraden. Kartika: Jurnal Ilmiah Farmasi, 6(1), 1-5.

Daryanti, E., & Lina, M. (2021). Kesehatan Perempuan dan Perencanaan Keluarga. Langgam Pustaka.

Hernowo, B. (2025). Swamedikasi Modern. CV. Mitra Edukasi Negeri.

Mewar, D. (2023). Uji Praklinik Efek Anti Inflamasi dan Analgetik Ekstrak Etanol Daun Gatal (Laportea decummana (Roxb.) Wedd.) Secara Topikal Pada Tikus (Rattus novergicus) [Tesis, Universitas Hasanuddin]. https://repository.unhas.ac.id/id/eprint/25991/

Silfia, N. N., Narmin, N., Tempali, S. R., Kartika, S., & Ien, C. H. (2025). Pemanfaatan Daun Kelor (Moringa Oleifera) Untuk Ibu Hamil dalam Pencegahan Stunting. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Sugito, S., Susilowati, S., & Al Kholif, M. (2017). Strategi Pemanfaatan Lahan Pekarangan untuk Budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Jurnal Penamas Adi Buana, 2(2), 1-8.

Winastri, F. H., Fakhreza, I., & Azzahir, D. I. (2026). Praktik Pemanfaatan Daun Sirsak sebagai Terapi Alternatif Nyeri Sendi di Tengah Masyarakat. Arus Jurnal Sosial dan Humaniora, 6(1), 735-742.

Downloads

Published

2026-08-31

How to Cite

Edukasi Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan Tata Cara Pembuatan Simplisia Bagi Siswa SMP Nusantara Kota Sorong. (2026). Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 101-104. https://doi.org/10.69503/abdinesia.v6i2.1703