Edukasi Kesehatan tentang Teknik Meraba Nadi Sendiri sebagai Upaya Pengenalan Detak Jantung pada Anak

Authors

  • Rifki Sakinah Nompo STIKES Papua
  • Marthen Sagrim STIKES Papua
  • Wahyuni Maria Prasetyo Hutomo STIKES Papua
  • Fitriani Fitriani STIKES Papua
  • Rina Hardiyanti STIKES Papua

DOI:

https://doi.org/10.69503/abdinesia.v6i2.1670

Keywords:

Edukasi Kesehatan, Meraba Nadi Sendiri, Anak

Abstract

Edukasi kesehatan khususnya pada anak merupakan langkah penting dalam menumbuhkan kesadaran terhadap fungsi tubuh sejak dini, termasuk pemahaman tentang detak jantung. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan anak dalam mengenali detak jantung melalui edukasi kesehatan tentang teknik meraba nadi sendiri. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan edukasi kesehatan dengan pendekatan ceramah interaktif, demonstrasi langsung, dan penggunaan media edukasi visual berupa poster. Materi yang disampaikan meliputi pengertian nadi, lokasi perabaan nadi, langkah-langkah meraba nadi dengan benar, serta pengenalan rentang nadi normal pada anak. Evaluasi dilakukan secara lisan melalui sesi tanya jawab dan observasi praktik untuk menilai pemahaman peserta setelah kegiatan edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar anak mampu memahami konsep dasar nadi dan detak jantung serta dapat mempraktikkan teknik meraba nadi sendiri dengan benar. Dampak dari kegiatan ini adalah meningkatnya kesadaran anak terhadap kondisi tubuhnya serta terbentuknya pengetahuan dasar mengenai kesehatan jantung sejak dini. Edukasi meraba nadi sendiri menjadi media edukasi kesehatan yang sederhana, aplikatif, dan berpotensi untuk diterapkan secara berkelanjutan dalam upaya promotif dan preventif kesehatan anak.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bastable, S. B. (2019). Nurse As Educator: Principles of Teaching and Learning for Nursing Practice (5th ed.). Jones & Bartlett Learning.

Guyton, A. C., & Hall, J. E. (2021). Textbook of Medical Physiology (14th ed.). Elsevier.

Hinkle, J. L., & Cheever, K. H. (2018). Brunner & Suddarth’s Textbook of Medical-Surgical Nursing (14th ed.). Wolters Kluwer.

Langford, R., Bonell, C. P., Jones, H. E., Pouliou, T., Murphy, S. M., Waters, E., Komro, K. A., Gibbs, L. F., Magnus, D., & Campbell, R. (2014). The WHO Health Promoting School Framework for Improving the Health and Well-Being of Students and Their Academic Achievement. Cochrane Database of Systematic Reviews, 4(CD008958). https://doi.org/10.1002/14651858.CD008958.pub2

Nursalam. (2020). Metodologi penelitian ilmu keperawatan (5th ed.). Salemba Medika.

Nutbeam, D. (2000). Health Literacy As a Public Health Goal: A Challenge for Contemporary Health Education and Communication Strategies. Health Promotion International, 15(3), 259–267. https://doi.org/10.1093/heapro/15.3.259

Smeltzer, S. C., Bare, B. G., Waluyo, A., Ester, M., & Panggabean, E. (2018). Buku Ajar Keperawatan Medikal-Bedah (Edisi 8). Jakarta: EGC.

World Health Organization. (2024). Improving the Health and Wellbeing of Children and Adolescents. https://www.who.int.

Downloads

Published

2026-07-24

How to Cite

Edukasi Kesehatan tentang Teknik Meraba Nadi Sendiri sebagai Upaya Pengenalan Detak Jantung pada Anak. (2026). Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 29-33. https://doi.org/10.69503/abdinesia.v6i2.1670